Morowali | bungkunews.com | Pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 75.94624 berlokasi Desa Bahodopi Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali menanggapi maraknya keluhan warga terkait stok pasokan BBM Subsidi jenis Pertalite yang masih dianggap kurang.
Terkait hal tersebut, Pihak SPBU area Bahodopi, Rama selaku Pengawas SPBU menyampaikan, pihaknya menganggap kebutuhan jenis pertalite tidak maksimal dianggapnya, mengingat di Jalur Trans Sulawesi area Bahodopi menjadi satunya SPBU yang hanya melayani jenis Pertalite.
Sementara yang membutuhkan, bukan hanya warga sekitar, bahkan dari Kecamatan lain area Morowali bahkan warga yang melintas di area tersebut juga turut dilayani.
Rama juga menjelaskan, bahan bakar subsidi jenis pertalite dimanfaatkan sesuai kemampuan pasokan SPBU 75.94624 area Bahodopi dengan kapasitas 20 Ton.
"kita perhari 16 Kiloliter atau 16 ton, untuk sekitar area Bahodopi cuman kita SPBU yang ada stok Pertalite, soalnya tangki kita memang kemampuan hanya segitu, sesuai kendaraan yang masuk 2 kali pengisian dengan pasokan 8 ton dengan total 16", cetus Rama.
Untuk memaksimalkan kuota tersebut, pengawas SPBU tersebut menambahkan, pelayanan pengisian di buka pukul 07.00 WIB/Pagi sampai pukul 23.00 WIB/malam dengan menerapkan batasan kuota jenis roda dua dan roda empat.
"untuk jenis mobil yang dibatasi, misalnya Toyota Avansa kuota 400ribu atau 40 liter saja, roda dua seperti motor maksimal 10 liter perhari", tutup Rama kepada bungkunews.com, Selasa (29/09/2026). (*)
